Friday, January 20, 2017

Joho,Batas Wilayah Perjanjian Renville Saat Indonesia Terbagi dua

Masih ingat pelajaran sejarah saat kita SD?(SD apa SMP ya),gak ingat?tidur mulu si.....disana  dibahas bahwa dulu dijaman Indonesia masih dijajah sama kakek buyutnya Arsen Robben sama Van Der Sar wilayah Indonesia itu dibagi menjadi 2,yaitu wilayah Indonesia dan wilayah Belanda.Nagh pas ngebagi tuh wilayah kan harus ada perjanjian hitam di atas putih sama tanda tangan di materai 6000,maka dari itu terjadilah perjanjian yang dinamakan perjanjian Renville 17 Januari 1948,gara-gara perjanjian itu dilakukan di atas kapal Renville yang pada saat itu lagi parkir di pelabuhan Tanjuk Priok Jakarta Utara.

Dari perjanjian tersebut disepakati bahwa wilayah Indonesia yang lagi buat rebutan nih ya,harus dibagi menjadi 2.Aneh ya,bayangin kamu punya tanah tempat kamu tinggal,tiba-tiba datang nih orang merebut tanah tempat kamu tinggal dan terjadilah jambak-jambakan,dan cakar-cakaran,kerena yang ngambil tanah gak menang-menang tuh orang akhirnya ngusulin buat bikin sebuah perjanjian agar tanah dibagi 2,lucu kan?nah balik lagi kecerita kakek buyut kita dan kakek buyutnya Arsen Robben(kakek buyutnya Van Der Sar kebetulan lagi gak ikut) yang lagi bikin perjanjian di kapal Renville yang lagi parkir di Pelabuhan Tanjung Priok.Singkat cerita nih ya setelah tanda tangan di materai 6000,terbagilah Indonesia menjadi dua(hiksss...sedih ya) nagh apapun yang dibagi dua(termasuk hati kamu,iya kamu) pasti kan harus ada garis batas tempat dimana potongan itu berada.nagh garis potong itu atau batas wilayah itu secara de facto(bener gak ya tulisannya?) diabadikan dalam sebuah monumen yang berada di desa Joho kecamatan Bawang kota Banjarnegara .garis itu disebut garis Van Mook,sedangkan tugu monumen itu disebut tugu Renville.Jadi kalo rumah kamu di barat desa Joho,atau mungkin dibaratnya kota Banjarnegara berarti rumah kamu dulu markasnya belanda bro..dan sebaliknya.
wihhhhh....gak kebayang donk bro..gimana bersejarahnya itu monumen,bayangin bro...saksi bisu ketika Indonesia terbagi dua bro,hati kamu terbagi dua aja gak bisa tidur siang malem ya kan bro?apalagi ketika Indonesia kita tercinta terbagi dua,dan di tugu Renville Joho ini nich tempat dimana sejarah itu diabadikan,diingatkan kembali,bahwa dulu nenek moyang kita berjuang sepenuh hati ngalahin kakeknya si Robben sampai bisa merdeka kayak yang sekarang kita rasain bro..tapi sangat disayangkan terakhir saya lihat monumen tersebut,kondisinya sangat memprihatinkan,lumut disana sini,rumput ilalang yang tumbuh tinggi dan liar disekitar tugu,keramik yang mulai pada pecah dan tak terawat,tapi syukurlah bro..patung tentara masih cukup gagah dan tegap memegang senjata di puncak tugu,tapi sungguh sedih bro liat nya..ketika saksi sejarah perjuangan yang sepenting itu justru tak lebih megah dari monas,jangankan semegah monas,kalo saya bilang malah gak semegah toilet dimonas..sangat jauh dari kesan tempat saksi perjuangan para pahlawan.bukan kah kata bung Karno bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya,nagh mengingat dan merawat tempat saksi sejarah salah satu bagaimana kita menghargai jasa pahlawan bro..jangan dicorat-coret juga bro..apalagi lagi-lagi nulisin nama gebetan,emak dan bapak kamu disini bro...udahlah cukup bro..cukup.


Harapan bro..harapannya pemerintah bisa membaca tulisan ini,dan segera mengambil langkah perbaikan,dan perawatan.Dan semua elemen termasuk kita sebagai masyarakat minimal JANGAN MERUSAK tempat bersejarah dimanapun itu,kita rawat bro,atau minimal jangan kita rusak..kita ingat kembali bahwa dulu kakek nenek moyang kita bahu membahu berjuang demi tempat yang kita tinggali sekarang,dengan mengingat kembali perjuangan pahlawan  mungkin bisa menghindarkan kita dari perbuatan mencela hanya karena beda agama,merasa paling sempurna hanya karena kita beragama X,bersuku X,dan seandainya kamu nanti jadi wakil rakyat nich..kamu mikir dua kali kalo mau korupsi,karena apa bro..?karena dulu nenek moyang kita bahu membahu gak mandang agama,suku ngelawan kakeknya Robben bro...

OK brohhh....semoga artikel ini bermanfaat.tunggu artikel saya selanjutnya......and....siiiiiiiiiyaaahhhhhhh


0 comments:

Post a Comment